Rutin Bagi Dividen, Siap-Siap Dilirik Investor

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Sabtu 26 September 2026 17:14 WIB
Rutin Bagi Dividen, Siap-Siap Dilirik Investor (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - Potensi dividen menjadi salah satu daya tarik saham PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU). Dalam risetnya, Trimegah Sekuritas memperkirakan dividend yield TUGU sekitar 7% berdasarkan harga saham saat riset diterbitkan pada 26 Agustus 2026.

Dividend yield mengukur besarnya dividen per saham dibandingkan harga sahamnya. Estimasi tersebut memberi gambaran potensi pendapatan tunai bagi investor. Imbal hasil yang terealisasi dapat berubah mengikuti harga saham dan besaran dividen yang ditetapkan perusahaan.

Trimegah menilai kemampuan TUGU membagikan dividen didukung portofolio investasi yang terdiversifikasi serta profil risiko yang berhati-hati. Keduanya turut menopang ketahanan keuangan perusahaan di tengah perubahan kondisi pasar. Demikian dikutip dari riset, Jakarta, Sabtu (26/9/2026).

Bagi perusahaan asuransi, hasil investasi merupakan sumber pendapatan penting selain premi. Dana yang dihimpun dari premi ditempatkan pada berbagai instrumen investasi, sehingga pengelolaan portofolio yang hati-hati ikut menentukan kemampuan perusahaan menghasilkan laba dan membagikan dividen.

Dengan profil tersebut, daya tarik TUGU bagi investor tidak hanya bertumpu pada potensi kenaikan harga saham. Dividen juga menjadi bagian dari perhitungan hasil investasi.

"Trimegah memperkirakan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk TUGU mencapai Rp790 miliar pada 2026, meningkat dari sekitar Rp712 miliar pada 2025," tulisnya.

Trimegah memperkirakan tren kenaikan itu berlanjut, dengan laba bersih diproyeksikan mencapai Rp874 miliar pada 2027 dan Rp959 miliar pada 2028. Karena dividen dibagikan dari laba, pertumbuhan laba membuka peluang bagi nilai dividen yang lebih besar di masa depan.

Pertumbuhan tersebut diperkirakan berlanjut seiring peningkatan aktivitas investasi di sektor minyak dan gas Indonesia, salah satu bidang keahlian asuransi TUGU. Trimegah juga memperkirakan rasio klaim dan biaya perusahaan relatif terjaga.

Kinerja tahun berjalan pun cukup solid. Pada semester I 2026, TUGU membukukan laba bersih Rp480,3 miliar, melonjak 76,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya