Polemik Riset Vape, Begini Respons Pelaku Industri 

Feby Novalius, Jurnalis
Selasa 06 Oktober 2026 17:02 WIB
Muncul riset yang mengaitkan penggunaan rokok elektrik dengan sejumlah risiko kesehatan. (Foto: Okezone.com/Freepik)
Share :

JAKARTA – Pelaku industri rokok elektrik (vape) meminta kepastian hukum dan keterbukaan data penelitian setelah muncul riset yang mengaitkan penggunaan rokok elektrik dengan sejumlah risiko kesehatan. Pelaku usaha menilai polemik tersebut berpotensi memengaruhi iklim usaha, terutama bagi industri lokal dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor rokok elektrik.

Mereka mendorong Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka data serta metodologi penelitian yang menjadi dasar pemberitaan mengenai risiko penggunaan rokok elektrik.

Ketua Umum Perkumpulan Produsen E-liquid Indonesia (PPEI) Daniel Boy Purwanto mengatakan kepastian hukum menjadi salah satu kebutuhan utama pelaku industri di tengah berkembangnya isu tersebut.

"Kami menilai iklim usaha terganggu oleh kesimpangsiuran isu yang berkembang belakangan ini. Pernyataan-pernyataan tersebut membingungkan kami para pengusaha vape, khususnya pelaku industri lokal. Oleh karena itu, kami mewakili para pengusaha industri vape sangat membutuhkan kepastian hukum," kata Daniel, Selasa (6/10/2026). 

Menurut dia, pelaku usaha membutuhkan ruang dialog dengan lembaga terkait untuk memperoleh penjelasan mengenai penelitian yang menjadi sumber pemberitaan tersebut.

"Kami ingin membuka ruang untuk berdialog dengan siapa pun itu, ya mungkin sekarang yang paling isunya dengan BRIN. Harapan kita diberi ruang untuk audiensi. Pembuktian, entah itu kita uji lab langsung di pihak BRIN," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya