Ketua Umum Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Budiyanto juga meminta agar informasi mengenai penelitian disampaikan secara utuh sehingga tidak menimbulkan kesimpangsiuran di masyarakat maupun pelaku usaha.
"Kami menghormati penelitian, mengakui risiko kesehatan, dan meminta agar informasi kepada masyarakat disampaikan secara lengkap serta batas kesimpulan ilmiahnya," ujar Budiyanto.
Dia mendorong BRIN menjelaskan secara terbuka mengenai objek, sampel, metode, dan indikator yang digunakan dalam penelitian.
"Kami meminta BRIN membuka dasar penelitian tersebut dan menjelaskan hubungan kedua temuan secara utuh. Jika ada bukti baru, kami siap mempelajarinya dan mendukung tindak lanjut yang diperlukan," katanya.
(Feby Novalius)