Chandra Asri (TPIA) Akan Buka 1.000 Lapangan Kerja Baru hingga 2028

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Rabu 07 Oktober 2026 12:17 WIB
Chandra Asri (TPIA) Akan Buka 1.000 Lapangan Kerja Baru hingga 2028 (Foto: Dokumentasi TPIA)
Share :

JAKARTA - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) secara grup akan membuka lebih dari 1.000 lapangan pekerjaan secara bertahap hingga 2028. Lapangan kerja tersebut mencakup berbagai bidang dan fungsi untuk mendukung pengembangan bisnis grup di Indonesia dan kawasan.

"Seiring dengan ekspansi Group di kawasan, kami melihat Indonesia tetap memiliki peran penting sebagai bagian dari basis talenta dan kapabilitas yang mendukung pertumbuhan bisnis kami. Karena itu, penguatan organisasi dan pengembangan talenta di Indonesia menjadi bagian penting dari perjalanan kami," kata Direktur Sumber Daya Manusia dan Urusan Korporat TPIA Suryandi dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Langkah ini sejalan dengan transformasi dan ekspansi bisnis Chandra Asri Group yang mencakup pengembangan organisasi, operasional, serta penguatan kapabilitas sumber daya manusia (SDM). Kebutuhan talenta tersebut sejalan dengan pengembangan berbagai lini bisnis Chandra Asri Group. Di bidang Energi & Kimia, pengembangan fasilitas Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon, Banten, menjadi bagian dari penguatan kapabilitas operasional grup.

Sejalan dengan persiapan menuju tahap operasional, fasilitas CA-EDC akan membutuhkan tenaga kerja untuk mendukung kegiatan produksi maupun berbagai fungsi pendukung lainnya.

Di tengah perkembangan bisnis regional, Chandra Asri juga terus memperkuat kapabilitas yang berbasis di Indonesia. PT Chandra Asri Sentral Solusi (CASS), yang mulai beroperasi pada Januari 2026, berperan sebagai pusat layanan bersama (shared service) center untuk mendukung operasional grup.

CASS juga telah mendukung operasional Aster Chemicals & Energy Pte. Ltd. (Aster) di Singapura. Hal tersebut memberikan kesempatan bagi talenta di Indonesia untuk memperoleh pengalaman bekerja dengan kebutuhan, proses, dan standar bisnis lintas negara.

CASS akan terus membutuhkan talenta Indonesia seiring dengan pengembangan bisnis solusi mobilitas di Singapura dan Malaysia. Pengembangan ini menunjukkan pertumbuhan bisnis regional turut mendorong penguatan talenta dan fungsi pendukung yang berbasis di Indonesia.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya