InJourney juga melihat peluang untuk memperluas informasi mengenai destinasi Banyuwangi melalui berbagai kanal komunikasi yang berinteraksi langsung dengan wisatawan.
Di sisi lain, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, penyelenggaraan Gandrung Sewu pada malam hari diharapkan memperkuat daya tarik festival tanpa menghilangkan identitas budaya daerah.
“Gandrung Sewu merupakan kebanggaan masyarakat Banyuwangi dan bagian penting dari identitas budaya daerah. Kami ingin tradisi ini terus berkembang dan menjangkau lebih banyak generasi, tanpa kehilangan jati dirinya,” ujar Ipuk.
Kolaborasi pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat festival bagi perekonomian Banyuwangi. Namun, besarnya dampak ekonomi akan bergantung pada jumlah wisatawan yang datang, lama tinggal, serta realisasi belanja mereka selama berada di daerah tersebut.
(Feby Novalius)