Rekam jejak penyelenggaraan acara internasional yang baik dinilai dapat meningkatkan kepercayaan promotor dan mitra bisnis global. Kondisi ini berpotensi mendorong perluasan investasi sekaligus membuka lapangan kerja baru di Indonesia.
"Bagi dunia usaha, rekam jejak penyelenggaraan acara internasional yang baik merupakan modal penting untuk membangun kepercayaan promotor, penyelenggara acara, maupun mitra bisnis global. Hal ini berpotensi membuka peluang lebih besar bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah berbagai konser, festival, dan kegiatan internasional lainnya, sekaligus mendorong investasi, pengembangan industri kreatif, dan penciptaan lapangan kerja," jelasnya.
Untuk menjaga keberlanjutan momentum tersebut, Shinta mendorong penguatan sinergi antara regulator dan pelaku usaha melalui penyederhanaan perizinan serta integrasi ekosistem pariwisata.
"Ke depan, momentum seperti ini perlu terus diperkuat melalui penguatan konektivitas, kesiapan infrastruktur, kemudahan perizinan, serta integrasi antara industri hiburan, pariwisata, dan UMKM. Harapannya, Indonesia tidak hanya dikenal sebagai pasar yang besar, tetapi juga sebagai destinasi global yang kompetitif dan dipercaya untuk menyelenggarakan berbagai event internasional," pungkas Shinta.
(Feby Novalius)