Polemik Ekspor Gas, Bahlil Minta Singapura Saling Menghargai 

Tangguh Yudha, Jurnalis
Senin 26 Oktober 2026 15:14 WIB
Menteri ESDM Bahlil (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia meminta Singapura untuk saling menghargai dalam hubungan bilateral, menyusul polemik pengurangan ekspor gas dari Indonesia.

Ia menyayangkan sikap Singapura yang menuntut penghormatan terhadap kontrak, tetapi tidak menunjukkan sikap saling menghargai dalam hubungan antarnegara.

Menurut Bahlil, Indonesia selama ini telah menghormati kontrak kerja sama, sehingga negara lain juga harus memberikan penghormatan yang sama.

"Pemerintah Indonesia sangat menghargai aturan, apalagi Menteri ESDM-nya. Sangat menghargai aturan. Tapi saya juga minta jangan di saat bersamaan kalian minta menghargai, susah minta dihargai, senang mengolok-olok negara lain," tegasnya dalam konferensi pers, Senin (26/10/2026).

Bahlil menyebut, hubungan antarnegara harus dilandasi prinsip kesetaraan atau equal treatment. Indonesia tidak hanya dituntut menghormati kesepakatan yang berlaku, tetapi juga berhak mendapatkan perlakuan yang setara dari negara mitra.

"Jadi kita harus equal treatment. Indonesia ini terlalu baik. Terlalu baik. Menghargai kontrak tapi harganya juga dong, hubungan antar negara. Harus sama-sama menghargai," ucapnya.

Bahlil juga mengingatkan pentingnya semangat kebersamaan di kawasan ASEAN. Menurutnya, setiap negara harus memiliki kedudukan yang setara dan saling menghormati dalam menjalin kerja sama.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya