Bahlil Ungkap Alasan Pemangkasan Ekspor Gas ke Singapura

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Kamis 29 Oktober 2026 21:55 WIB
Menteri ESDM Bahlil (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan pemangkasan ekspor gas ke Singapura mempertimbangkan kebutuhan gas di dalam negeri.

Bahlil mengatakan setelah kebutuhan dalam negeri sudah terpenuhi, maka pemerintah akan pertimbangkan kembali ekspor gas ke berbagai negara termasuk Singapura. Kebutuhan gas di dalam negeri dinilai lebih penting untuk mendukung permintaan industri di tanah air.

"Kita lihat perkembangannya lah. Kan kita harus memprioritaskan kepentingan domestik. Tapi kalau domestik sudah cukup, saya pikir kita harus juga mengirim ekspor ke negara lain," kata Bahlil saat ditemui di Istana Negara Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Bahlil mengatakan pengurangan ekspor gas ke Singapura sekitar 31 juta kaki kubik standar gas per hari (MMSCFD) itu bagian dari kontrak pengiriman gas yang totalnya 409 MMSCFD. Sehingga sebagian kecil pemangkasan pengiriman gas itu dinilai tidak menyalahi kontrak yang sudah dibuat sebelumnya.

"Nah, sekarang ini kan yang kita lakukan pemotongan sebagian itu kan adalah 31 MMSCFD dari total 409 MMSCFD dari kontrak yang ada. Dengan yang ada itu, kita belum melanggar kontrak karena ada batas minimum," kata Bahlil.

Ketua Umum Partai Golkar itu melanjutkan, Indonesia selama ini mengirim gas ke Singapura melalui jaringan pipa transmisi dan kargo LNG. Gas pipa yang dikirim ke Singapura berasal dari Sumatera dan Natuna dengan total 409 MMSCFD. Sementara gas LNG dikirim ke Singapura sekitar 146 kargo atau setara 1.480 MMSCFD.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya