JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan Bali dan Nusa Tenggara menjadi dua wilayah dengan pertumbuhan tertinggi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal III 2026 yang mencapai 5,47 persen.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud mengatakan, secara spasial memang ekonomi tetap tumbuh di seluruh wilayah Indonesia.
"Wilayah Bali dan Nusa Tenggara menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang tertinggi pada triwulan III 2026," kata Edy dalam Rilis Berita Resmi Statistik BPS, Kamis (5/11/2026).
Kontribusi ekonomi wilayah Jawa dan Sumatera terhadap PDB tercatat oleh BPS masih tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Wilayah Jawa tumbuh sebesar 56,05 persen, kemudian wilayah Sumatera tumbuh sebesar 22,55 persen.
Untuk Bali dan Nusa Tenggara, Jawa dan Sulawesi tetap tumbuh diatas ekonomi nasional.
Jika dilihat sumber pertumbuhan ekonomi menurut wilayah secara lebih detail, sumber pertumbuhan utama wilayah Sumatera adalah industri pengolahan dan perdagangan, serta konstruksi.
Provinsi yang memberikan sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi di wilayah Sumatera adalah wilayah Sumatera Utara dengan andil pertumbuhan sebesar 1,13 persen.
Sumber pertumbuhan utama wilayah Jawa adalah industri pengolahan, perdagangan, dan konstruksi. Provinsi yang memberikan sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi adalah DKI Jakarta dengan andil pertumbuhan sebesar 1,63 persen.