Penjualan Rumah di Pasar Primer Turun 8,43 Persen pada Kuartal III-2026.

Anggie Ariesta, Jurnalis
Jum'at 06 November 2026 13:32 WIB
Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan harga properti residensial di pasar primer melambat pada kuartal III 2026. (Foto :Okezone.com/PU)
Share :

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan harga properti residensial di pasar primer melambat pada kuartal III 2026. Kondisi tersebut tercermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) yang tumbuh sebesar 0,56 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada kuartal II 2026 sebesar 0,69 persen.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) juga menunjukkan penurunan penjualan rumah di pasar primer pada seluruh tipe hunian selama kuartal III 2026.

“Dari sisi penjualan, hasil survei mengindikasikan penjualan properti residensial di pasar primer pada triwulan III 2026 menurun di seluruh tipe rumah,” ujar Denny dalam keterangan resmi, Jumat (6/11/2026).

Secara spasial, hasil survei terhadap 18 kota menunjukkan tujuh kota mengalami perlambatan pertumbuhan IHPR. Sementara itu, satu kota mencatat penurunan indeks harga properti residensial secara tahunan.

Jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, pertumbuhan IHPR di pasar primer juga mengalami perlambatan. Pada kuartal III 2026, IHPR tumbuh sebesar 0,11 persen secara triwulanan (quarter-to-quarter/qtq), lebih rendah dibandingkan kuartal II 2026 yang tumbuh sebesar 0,26 persen.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya