Sejalan dengan perlambatan harga tersebut, penjualan unit properti residensial di pasar primer mengalami kontraksi sebesar 8,43 persen secara tahunan.
Dari sisi pembiayaan, hasil survei BI menunjukkan bahwa pengembang masih mengandalkan dana internal perusahaan sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan properti residensial. Porsi pembiayaan dari dana internal mencapai 73,94 persen dari total kebutuhan pembiayaan.
Sementara itu, dari sisi konsumen, mayoritas pembelian rumah di pasar primer masih menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Skema pembiayaan tersebut memiliki pangsa sebesar 70,68 persen dari total metode pembelian rumah.
Menurut Denny, hasil survei tersebut memberikan gambaran mengenai perkembangan harga, penjualan, serta pola pembiayaan properti residensial di pasar primer selama kuartal III 2026
(Feby Novalius)