Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Antam Beli Proyek Martabe Senilai USD66,5 Juta

Antam Beli Proyek Martabe Senilai USD66,5 Juta
A
A
A

JAKARTA - Perusahaan pertambangan PT Antam Tbk (ANTM) menandatangani nota kesepahaman dengan Oxiana Limited untuk memperoleh sebagian saham di proyek emas dan perak Martabe milik Oxiana yang berlokasi di Sumatra Utara.

Penandatanganan tersebut merupakan langkah awal kerja sama Antam dengan Oxiana untuk mengkaji kesempatan dan membentuk usaha patungan atau bentuk kerja sama lain dalam mengkaji, mengembangkan, dan mengoperasikan proyek komoditas logam mulia, logam dasar, atau jenis komoditas lain di Indonesia. Kontrak karya proyek emas Martabe sendiri dimiliki oleh PT Agincourt Resources, yang mayoritas sahamnya dimiliki Oxiana.

"MOU dengan Oxiana sejalan dengan keinginan manajemen untuk mempertahankan emas sebagai salah satu komoditas utama Antam serta mengantisipasi berkurangnya cadangan di tambang emas milik Antam di Pongkor," ujar Direktur Utama Antam Alwin Syah Loebis dalam keterangan tertulis yang diterima okezone, Kamis (3/7/2008).

Berdasarkan MOU tersebut, Antam akan membeli 10 persen dari proyek Martabe dengan nilai USD66,5 juta serta memperoleh opsi untuk membeli 10 persen tambahan dengan nilai USD66,5 juta, yang akan disesuaikan dengan perubahan harga pasar emas dan perak, biaya modal dan operasi proyek, serta hal-hal lain yang terkait dengan suksesnya commissioning proyek.

Antam juga akan dapat membeli 5 persen tambahan di proyek Martabe berdasarkan nilai proyek pada saat dieksekusinya transaksi tersebut. Opsi tambahan ini tergantung dari persetujuan Oxiana untuk meningkatkan produksi tahunan Martabe menjadi tidak kurang dari 300 ribu ounces (9 ton) ekuivalen emas.

Proyek emas Martabe mencakup pengembangan deposit emas dan perak Martabe di Sumatra Utara, Indonesia, dengan estimasi biaya proyek USD310 juta. Tambang Martabe akan dieksploitasi dengan metode penambangan bersifat terbuka dan pada awalnya berasal dari sumber daya sebesar 6 juta ounces (187 ton) emas dan 60 juta ounces (1.866 ton) perak. Rencana produksi tahunan Martabe adalah 200.000 oz (6 ton) emas dan 2 juta ounces (62 ton) perak.

Commissioning dan awal produksi dimulai pada akhir 2009 dengan produksi setahun penuh dimulai pada 2010. Usia tambang pada awalnya diestimasikan sembilan tahun dengan potensi pengembangan atas deposit yang berada di sekitar tambang serta penemuan deposit lain di wilayah Kontrak Karya seluas 1.600 km persegi.

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement