Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Induk Indah Kiat Restrukturisasi Utang

Juni Triyanto , Jurnalis-Selasa, 16 September 2008 |14:35 WIB
Induk Indah Kiat Restrukturisasi Utang
foto: ist
A
A
A

JAKARTA - Asia Pulp & Paper Co, induk dari PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), akhirnya mencapai kesepakatan restrukturisasi utang dengan Oaktree Capital Management LP.

Sebelumnya, pihak Oaktree menolak restrukturisasi utang INKP dengan skema pinjaman tanpa jaminan. Utang tersebut dibukukan pada 2001 dengan nilai USD14 miliar. "Kami telah mencapai kesepakatan dan penyelesaian secara penuh dan final atas seluruh ligitasi dan perkara-perkara yang telah berlangsung antara perseroan dan Oaktree," ujar Direktur INKP Agustian Partawijaya, di Jakarta, Selasa (16/9/2008).

Oaktree, hedge fund asal Amerika Serikat (AS) sepakat untuk bergabung dengan pokok-pokok perjanjian restrukturisasi atau MRA (Master Restructuring Agreements) yang berlaku efektif pada 2005. Persetujuan itu menjadi perjanjian final dan resolusi penuh atas semua upaya litigasi dan sengketa antara INKP dan Oaktree.

Adapun utang APP sebesar USD14 miliar terhadap Oaktree yang dibukukan pada 2001 mengancam masa depan sejumlah anak perusahaan mereka. Termasuk juga sejumlah anak usaha yang berada di Indonesia, antara lain: INKP, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills, dan PT Lontar Papyrus Pulp and Paper Industry.

Oaktree menolak opsi restrukturisasi terhadap utang tersebut. Namun, keinginan Oaktree untuk memailitkan APP berikut anak-anak usahanya mengalami jalan buntu, karena tidak mendapat persetujuan dari pengadilan Amerika. Alhasil pada 2005, Oaktree menyetujui adanya restrukturisasi.

Anak-anak perusahaan Asia Pulp and Paper yang beroperasi di Indonesia akhirnya membayar utang bunga yang tertunggak sebesar USD145 juta kepada para kreditornya pada 28 April 2005. Pembayaran ini menandai efektifnya pokok-pokok persetujuan restrukturisasi atau MRA. Pada tahun 2008, pihak Oaktree akhirnya menyetujui secara penuh kesepakatan MRA tersebut.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement