JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengakui, meski banyak kendala, namun pengerjaan pemulihan trafo Interbus Transformer (IBT) Cawang lebih cepat dari yang ditargetkan.
"Pemulihan trafo IBT Cawang baru tersebut lebih cepat dari yang ditargetkan pada 19 Desember 2009," ujar Direktur Utama Fahmi Mochtar, saat konferensi pers di kantor Gardu Induk Cawang, Jakarta, Minggu (6/12/2009).
Sebagai informasi, sejak pukul 16.41 WIB tanggal 5 Desember 2009 kemarin, trafo Interbus Transformer (IBT) #2, 500/150 KV, 500 MVA di gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Cawang Baru telah beroperasi.
Trafo ini langsung membebani hingga 100 MW, setelah sebelumnya dilakukan pemanasan 24 jam. Secara bertahap trafo tersebut akan dibebani sampai beban normal, seperti sebelumnya mengalami gangguan.
"Ditargetkan mulai Senin besok, trafo sudah bisa beroperasi maksimal untuk mengcover beban," katanya.
Trafo ini merupakan pengganti trafo yang mengalami gangguan pada tanggal 29 September lalu, yang menyebabkan terjadinya pemadaman bergilir di beberapa tempat di Jakarta. Trafo penggati didatangkan cari GITET, Krian, Surabaya.
(Nurfajri Budi Nugroho)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.