Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemerintah Akan Genjot Sektor Agribisnis

Taufik Hidayat , Jurnalis-Jum'at, 12 Maret 2010 |10:26 WIB
Pemerintah Akan Genjot Sektor Agribisnis
Foto: Koran SI
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah akan menggenjot sektor agribisnis ke depannya, dengan tiga strategi jitu yang akan diterapkan. Pasalnya, Indonesia sebagai negara agraris yang salah satunya mengandalkan sektor agribisnis, dinilai tertinggal dibanding negara-negara tetangga lainnya.

"Kita ketinggalan dengan negara-negara Eropa, Amerika, bahkan negara-negara di sekira kita yang tahapan pembangunannya tidak jauh dengan kita," ujar Wakil Presiden Boediono dalam kata sambutannya di acara Agrinex Expo 2010, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (12/3/2010).

Ketiga cara yang dinilai jitu dalam pengembangan sektor agrobisnis sehingga mampu mendongkrak perekonomian modern yakni, pertama infrastruktur ekonomi dan sosial. "Kita ketinggalan baik infrastruktur ekonomi dan pertanian, ini yang akan kita kejar dan menjadi tekad lima tahun ke depan," ujar Boediono.

Kedua, infrastruktur lunak, yaitu dengan cara peningkatan infrastruktur kelembagaan dan infrastruktur sosial yang ada. Ketiga dukungan sumber daya manusia (SDM), sebagai pelaku usaha yang handal dan memiliki SDM yang berkualitas.

"Segalanya mengatakan seperti "bangkok", tapi kita juga tidak tertinggal dibanding yang lain, potensi kita luar biasa. Tapi kita berorientasi pada jangka pendek, kita hanya menjual bahan mentah saja," paparnya.

Dengan tiga hal tersebut, jelasnya, diharapkan sektor agrobisnis moder tidak tertinggal dibanding dengan negara lainnya dan memiliki nilai tambah. "Sekarang, masih ada rongga dari sistem perekonomian kita. Ini (agrobisnis) sebagai kunci dari sektor fundamental, dan modern," pungkasnya.

(Candra Setya Santoso)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement