JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) lagi-lagi menghentikan perdagangan saham (suspensi) PT Indomobil Sukses International Tbk (IMAS).
Ph Kadiv Perdagangan Saham BEI Eko Siswanto menjelaskan jika hal itu karena telah terjadi volatitas harga dan transaksi yang signifikan pada saham IMAS tersebut.
"Maka bursa perlu melakukan penghentian sementara perdagangan saham IMAS di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, mulai perdagangan tanggal 23 September 2010 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut," jelasnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (23/9/2010).
Tercatat, pada perdagangan kemarin, Rabu (22/9/2010) saham IMAS ini berada pada posisi Rp9.400 per saham. Sebelumnya, bursa juga telah berkali-kali mensuspensi saham IMAS ini.
Tercatat bursa menjatuhkan sanksi suspensi kepada IMAS pada Rabu 25 Agustus 2010. Kadiv Perdagangan Saham BEI Andre PJ Toelle menjelaskan jika hal ini karena saham IMAS terus mengalami kenaikan harga yang significan. Di mana harga saham IMAS ini naik sebesar Rp2.825 atau 282,5 persen, yakni dari harga penutupan pada 9 Agustus menjadi Rp3.825 pada 24 Agustus kemarin.
Pada 18 Agustus sebelumnya, bursa juga manjatuhkan sanksi suspensi akibat saham IMAS ini telah mengalami kenaikan hanga sebesar Rp1.500 atau 150 persen, dari harga penutupan Rp1.000 pada 9 Agustus 2010 menjadi Rp2.500 pada 16 Agustus lalu.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.