JAKARTA - Emiten sektor konstruksi pada tahun ini kebanjiran kontrak.Ini didukung realisasi sejumlah proyek infrastruktur pemerintah. Emiten konstruksi yang mendapatkan berkah itu di antaranya PT PP Tbk (PTPP) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).
PTPP menargetkan pendapatan (revenue) sebesar Rp11 triliun hingga akhir 2011.Target tersebut akan didukung target kontrak total tahun ini senilai Rp16 triliun dengan nilai sebesar Rp6 triliun merupakan kontrak bawaan (carry over) 2010. Selain itu, perseroan juga sudah meraih kontrak baru sebesar Rp2,5 triliun.
”Untuk target revenue Rp11 triliun di tahun ini kami rasa bukan hal yang sulit.Selain beberapa kontrak sudah di tangan, pendapatan kami juga akan didukung program pemerintah,” tutur Direktur Keuangan PTPP Tumiyana di Jakarta.
Dia mengatakan,pertumbuhan kinerja perseroan tahun ini masih akan didominasi proyek pemerintah, terutama infrastruktur. Berdasarkan rencana yang dikemukakan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan meningkatkan anggaran tahun ini menjadi Rp52 triliun dari semula Rp30 triliun.Selain dari PU, sejumlah proyek pemerintah lain yang akan jalan antara lain, proyek pembangunan rel kereta api ganda ke Jawa Timur, power plant (pembangkit tenaga listrik), pelabuhan, dan lainnya.
“Karena itu,kami menargetkan bisa menambah portofolio kontrak kami untuk proyek infrastruktur menjadi 60 persen dari semula 41 persen,” tuturnya.
Meski meningkatkan portofolio infrastruktur,PTPP tetap mempertahankan proyek pembangunan gedung dengan persentase mencapai 59 persen. Perseroan berharap pertumbuhan tetap terjadi pada semua lini yang ada.
”Jadi,nanti walaupun persentase infrastruktur meningkat,nilai proyek di gedung juga bertambah. Sebab, nilai keseluruhan meningkat,” ungkapnya.
Menurut Tumiyana,peningkatan juga diharapkan berasal dari proyek-proyek Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Analis BNI Securities Maxi Liesyaputra dalam risetnya menilai, PTPP memiliki kemampuan lebih baik dalam hal Peningkatan marjin dibandingkan perusahaan konstruksi sejenis.
Keunggulan PTPP salah satunya adalah lini usaha yang tidak hanya berada pada sektor konstruksi, tetapi juga masuknya perseroan di bidang investasi melalui penyertaan modal.
“Ini membuat perseroan mampu meningkatkan marjin lebih baik dari tahun ke tahunnya. Selain itu, kinerja perseroan di masa mendatang akan didukung potensi pasar yang lebih baik dari proyek-proyek pemerintah,” papar Maxi.
Sementara itu,PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menargetkan perolehan laba bersih tahun ini meningkat 38,37 persen menjadi Rp350,9 miliar dari Rp253,59 miliar target tahun lalu. Peningkatan tersebut didukung Peningkatan pendapatan yang berasal dari penambahan kontrak yang didapat tahun ini.
Hingga akhir 2011, perseroan membidik total pendapatan 7,63 persen menjadi Rp9,44 triliun dari Rp8,77 triliun estimasi pendapatan tahun lalu.
“Namun, untuk total pendapatan tersebut, termasuk join operation kami dengan pihak lain,” ungkap Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo di Jakarta.
Peningkatan laba bersih yang cukup besar, menurut Bintang, akan diraih melalui strategi efisiensi yang dilakukan perseroan. Dengan demikian,marjin laba perseroan dapat meningkat lebih besar, meskipun pendapatan yang masuk hanya naik tipis.
Bintang menuturkan, pertumbuhan pendapatan tahun ini akan didukung peningkatan perolehan kontrak yang akan mencapai Rp25,68 triliun hingga akhir tahun ini atau tumbuh 23,34 persen dari Rp20,82 triliun target kontrak tahun lalu.Target kontrak tersebut terdiri atas kontrak baru sebesar Rp12,3 triliun dan kontrak bawaan (carry over) sebesar Rp13,38 triliun.
“Komposisinya masih akan didominasi WIKA sebagai induk perusahaan, yakni 34,06 persen. Sementara 65,94 persen berasal dari anak-anak perusahaan,” ungkapnya.
Sementara untuk sektoral,sektor konstruksi diharapkan mampu menyumbangkan kontrak baru sebesar Rp8,11 triliun. Sementara itu, dari sektor nonkonstruksi ditargetkan dapat memperoleh omzet kontrak baru sebesar Rp4,19 triliun.
Analis Samuel Sekuritas Sonny John dalam risetnya menilai, kinerja WIKA tahun ini masih akan positif. Hal ini terutama didukung kondisi pertumbuhan ekonomi yang baik tahun ini. Banyaknya proyek-proyek pemerintah yang jalan tahun ini akan meningkatkan perolehan kontrak yang dimiliki perseroan.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.