Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Semester II,Grup Oto Kaji Obligasi Rp3 T

Juni Triyanto , Jurnalis-Senin, 07 Februari 2011 |08:02 WIB
Semester II,Grup Oto Kaji Obligasi Rp3 T
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Kelompok usaha yang bergerak di bidang pembiayaan otomotif, Grup Oto melalui dua anak usahanya,PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance, akan kembali menerbitkan obligasi semester II tahun ini.

Besaran nilai obligasi masih belum ditentukan. Namun,diperkirakan total nilainya akan mencapai Rp3 triliun untuk kedua perusahaan tersebut atau 10 persen dari target pembiayaan tahun ini sebesar Rp30 triliun.

“Saat ini masih kaji situasi pasar (obligasi) untuk menemukan waktu yang tepat. Ini mengingat pada semester pertama ini banyak perusahaan pembiayaan juga mengeluarkan obligasi,” tutur Kepala Divisi Sumber Finansial Grup Oto Victoria Rusna di Jakarta.

Tahun lalu,kedua perusahaan tersebut juga mengeluarkan surat utang tersebut dengan masing-masing nilai Rp1,3 triliun untuk Oto Multiartha dan Rp1 triliun untuk Summit Oto.

Menurut Victoria,tahun ini mereka berencana mengeluarkan obligasi sebagai salah satu sumber pendanaan pembiayaan,yaitu 10 persen dari target pembiayaan tahun ini sebesar Rp30 triliun.Namun, jumlah tersebut masih akan menyesuaikan dengan kondisi pasar yang berlaku. Untuk memenuhi target kebutuhan pembiayaan tersebut mereka akan mengkaji sumber pendanaan lain untuk pembiayaan. Hal itu di antaranya pinjaman bank asing maupun lokal dengan porsi pinjaman diperkirakan mencapai 60–65 persen. "Sisanya akan berasal dari penjualan aset,”ungkapnya.

Grup Oto, melalui Oto Multiartha dan Summit Oto Finance juga akan meningkatkan ekspansi pembiayaan tahun ini. Hal itu seiring meningkatnya prospek bisnis pembiayaan otomotif nasional yang didukung pertumbuhan otomotif secara industri. Dengan demikian, perseroan optimistis dengan target pembiayaan, baik mobil maupun sepeda motor, sebesar Rp30 triliun atau naik sekitar 24 persen dibandingkan tahun lalu sebesar Rp24,7 triliun.

“Pasar mobil tahun ini diperkirakan masih tumbuh.Saya asumsikan bisa mencapai 820.000 unit,” tutur Direktur Pemasaran PT Oto Multiartha Edi Suyitno.

Untuk Oto Multiartha, dia optimistis mampu mencapai pembiayaan mobil baru dan bekas sebesar Rp15,5–16,5 triliun.Dengan target tersebut, perseroan berharap bisa meraih pasar pembiayaan mobil baru 8–8,5 persen naik 12,3–19,5 persen dari total pembiayaan mobil yang dilakukan mereka pada 2010 yang hanya sebesar Rp13,8 triliun. Sementara untuk komposisi pembiayaan, mobil bekas akan lebih dominan tahun ini,yaitu mencapai 60 persen.“Sementara mobil baru 40 persen,”ungkap Edi.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement