JAKARTA - Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) mencatat ada kenaikan nilai investasi di kawasan transmigrasi menjadi Rp3 triliun pada tahun ini.
Menakertrans Muhaimin Iskandar mengatakan, kenaikan itu mencapai 22,86 persen. Pada 2010 total investasi mencapai Rp2,4 miliar lebih, sementara pada tahun ini kembali naik sekira Rp558 miliar sehingga total investasi di kawasan transmigrasi yang dilakukan oleh 74 badan usaha ini menjadi Rp3 triliun.
Menakertrans menjelaskan, 74 badan usaha ini ialah 10 badan usaha telah memperoleh Izin Pelaksanaan Transmigrasi (IPT), 10 badan melalui kesepakatan bersama dan 54 badan usaha dalam proses IPT.
“Secara keseluruhan rencana investasi diperkirakan akan dapat mencapai sebesar Rp25,80 triliun," jelasnya dalam siaran persnya, di Jakarta, Jumat (11/3/2011).
Untuk penyerapan tenaga kerja, tambahnya, telah berhasil menyerap 13.341 orang pada 2010 sementara pada tahun ini ditargetkan kurang lebih 14 ribu orang akan menjadi pekerja baru. Lapangan kerja yang dibuka, ujarnya, berupa perkebunan kelapa sawit dan hutan tanaman rakyat (HTR).
Muhaimin menjelaskan, kenaikan ini didorong juga dengan penyediaan infrastruktur di mana setiap tahunnnya pembangunan jalan di kawasan transmigrasi mencapai 260 Km, pembangunan rumah sebanyak 8.000 unit dan pembukaan lahan plasma seluas 9.000 hektar.
“Tenaga kerja siap pakai dan terampil. Pelatihan yang dilakukan disesuaikan dengan kebutuhan nyata di kawasan transmigrasi dengan biaya subsidi pemerintah,” ujarnya.
Saat ini Kemenakertrans memiliki lima Balai Pelatihan Transmigrasi (Balatrans) sebagai Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) di bawah Direktorat Jenderal (Ditjen) Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas). Lima Balatrans tersebut meliputi adalah Balatrans Pekanbaru, Balatrans Jogyakarta, Balatrans Denpasar, Balatrans Banjarmasin serta Balatrans Makasar.
Sementara itu, Kepala Balatrans Banjarmasin Rusbi Bhadi mengatakan Balatrans merupakan balai latihan khusus yang bertujuan melatih dan menciptakan transmigran dan masyarakat sekitar kawasan transmigrasi yang berpengetahuan, terampil, dan bersikap mental dalam membangun kemandirian.
2011 ini, lanjutnya, Balatrans Banjarmasin melatih sebanyak 1.220 orang calon transmigran. Prlatihan yang diadakan meliputi pelatihan budidaya jamur tiram, tanaman karet, ikan air tawar, pengolahan produk pertanian, kerajinan tangan, membatik, pelatihan kewirausahaan dan manajemen koperasi.