Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IFC Berencana Tanam Investasi USD600 Juta di RI

Rizkie Fauzian , Jurnalis-Selasa, 09 Oktober 2012 |14:00 WIB
IFC Berencana Tanam Investasi USD600 Juta di RI
Logo IFC. (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - International Finance Corporation (IFC) telah membuktikan keberhasilannya dalam melakukan investasi di Indonesia. Oleh karena itu, hingga Juni 2013 berencana melakukan investasi kembali dengan nilai USD400 juta sampai USD600 juta. Jika dirupiahkan, nilai investasi ini mencapai R[3,84 triliun-Rp5,76 triliun.

"Bantuan tersebut merupakan investasi lanjutan di 2012 yang diperuntukkan untuk mendanai proyek-proyek yang berkaitan dengan energi listrik dan tenaga air untuk proyek yang dikerjakan oleh perusahaan swasta," kata Country Manager IFC Indonesia Sarvesh Suri, di Jakarta, Selasa (9/10/2012).

Selain itu, Sarvesh menambahkan, bentuk investasi tersebut tidak hanya berupa pendanaan proyek tetapi dengan membuka pelatihan untuk membuka para petani kopi guna meningkatkan teknik pertanian mereka.

"Pusat pelatihan tersebut terletak di Simalungan Sumatera Utara, pelatihan ini guna meningkatkan produktivitas dan kualitas sehingga akan meningkatkan pendapatan mereka," tambah Sarvesh.

IFC membukukan investasi sekira USD300 juta di delapan proyek. Selain itu dana USD7 juta untuk proyek-proyek pendampingan teknis di Indonesia pada tahun buku 2012.

Sarvesh menuturkan, hal tersebut guna memperluas akses pendanaan bagi jutaan masyarakat Indonesia, meningkatkan infrastruktur yang penting, meningkatkan kinerja korporasi dan mengatasi dampak perubahan iklim.

"Investasi dan pendamping teknis IFC menunjukkan komitmen kami untuk memperkuat sektor swasta di Indonesia guna meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan," tuturnya.

Selain itu, Sarvesh menambahkan, untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan mendukung pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement