nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PLN & 2 Anak Usahanya Bakal Kembangkan Minyak Pelumas

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 14 Maret 2013 09:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2013 03 14 19 775560 CxEyr0jJs4.jpg Logo PT PLN. (Foto: Situs PLN)

JAKARTA - PT PLN (Persero) dengan dua anak perusahaannya yaitu PT Indonesia Power (IP) dan PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB), mengadakan kerjasama. Kerjasama ini dilakukan untuk pengadaan minyak pelumas untuk pembangkit listrik dengan PT Pertamina (Persero).

Direktur Pengadaan Strategis PLN, Bagiyo Riawan mengaku, senang karena dengan kebutuhan minyak pelumas PLN sebesar 10 ribu kiloliter (kl), dapat dipenuhi dari perjanjian pengadaan pelumas yang berhasil dilakukan di awal tahun.

"Diharapkan dengan kemampuan pemasaran Pertamina yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, maka kita mendapat dukungan yang optimal," ujar Bagiyo dalam siaran persnya, Jakarta, Kamis (14/3/2013).

Selain itu, Bagiyo juga yakin bahwa kebutuhan mesin pelumas yang beragam spesifikasinya untuk tiap jenis mesin pembangkit dapat dipenuhi oleh pertamina. "Jadi Pertamina bukan hanya berniat untuk dagangan saja, tetapi akan memberikan dukungan yang dibutuhkan termasuk pengelolaan permesinan," katanya.

"Dalam hal pelumas ini, kita akan dukung penuh PLN bukan hanya menjual pelumas sebagai komoditi tetapi juga sebagai produk teknologi. Kami memilik tiga tempat pengolahan oli dengan kapasitas produksi mendekati 60 ribu kl per tahun dan masih memegang pasar dalam negeri 60 persen," tambah dia.

 

Selain itu, pertamina memiliki fasilitas oil clinic yang mampu memberikan layanan analisa kebutuhan pelumas mesin serta pemeliharaan mesin. Pertamina pun siap membantu PLN dalam hal pembinaan dan pembekalan teknis terkait masalah-masalah pelumasan di mesin-mesin pembangkit milik PLN dan anak perusahaan PLN.

Sekedar informasi, perjanjian tersebut ditandatangani oleh Direktur Pengadaan Strategis PLN, Bagiyo Riawan, Direktur Utama Indonesia Power, Djoko Hastowo, Direktur Utama PJB, Susanto Purnomo, dan Direktur Pemasaran Dan Niaga Pertamina, Hanung Budya pada hari Rabu, 13 Maret 2013 di PLN Kantor Pusat, Jakarta.

Sedangkan Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor PER-05/MBU/2008 menjadi landasan utama kerja sama sinergi dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) beserta anak perusahaannya ini.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini