JAKARTA - PT Sitara Propertindo Tbk telah resmi menjadi emiten ke-17 yang namanya tercatat di papan Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun ini. Adapun kode emiten yang diperoleh Sitara adalah TARA.
Direktur Utama Sitara Propertindo Dedi Djajasastra optimistis, kinerja TARA akan jauh lebih baik lagi dari yang sebelumnya. Saat ini, emiten properti ini menargetkan laba bersih Rp50 miliar di 2014.
"Sales tahun ini targetnya Rp270 miliar, dan laba bersih Rp50 miliar," kata Dedi kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (11/7/2014).
Dedi menuturkan, jika dijabarkan kembali, pertumbuhan pendapatan meningkat 143 persen. Pada 2013 lalu, TARA berhasil mencatatkan Rp110,98 miliar. Sementara laba bersih meningkat 12 kali lipat menjadi Rp4,14 miliar.
Dedi mengungkapkan, untuk merealisasikan target tersebut, TARA akan memanfaatkan portofolionya seperti kawasan terpadu yang terdiri dari pasar modern, pertokoan, dan apartemen. Sementara Urban Heights adalah apartemen segmen menengah.
Adapun, portofolio tersebut City Point di Pondok Cabe yang memiliki luas lima hektare dan Urban Heights di Serpong, dan Montana Serpong di Gunung Sindur yang dibangun di atas lahan seluas 960.408 meter persegi.
Selain itu, pada laporan buku keuangan 2013 yang mengalami penurunan. Dedi mengatakan lantaran TARA fokus melakukan penggabungan anak usaha. "Karena niat IPO kami, kan, memang sudah lama, dan karena konsolidasi waktu itu kami jadi sibuk, fokus kami lebih ke penggabungan anak-anak usaha kami," tutupnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)