Jika Harga SBN Jatuh, Ini yang Akan Terjadi

Widi Agustian, Jurnalis · Kamis 06 November 2014 07:15 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 05 20 1061535 jika-harga-sbn-jatuh-ini-yang-akan-terjadi-EuiVGbvrVD.jpg Jika Harga SBN Jatuh, Ini yang Akan Terjadi. (Foto: Okezone)
JAKARTA - Salah satu fungsi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah menjaga agar kondisi pasar Surat Berharga Neara (SBN) tidak terganggu. Dari total utang luar negeri yang sekira Rp2.600 triliun, sekira Rp1.900 triliun di antaranya berupa SBN.
 
Porsi asing di pasar SBN tercatat mengalami kenaikan. Per Rabu 5 November 2014, kepemilikan asing di SBN mencapai Rp459,55 triliun, atau sebanyak 37,78 persen dari total SBN yang beredar.
 
"Jumlahnya cukup besar (porsi asing di SBN). Coba bayangkan jika setengahnya saja keluar," jelas Wakil Kepala OJK Rahmat Waluyanto dalam diskusi Pengawasan Terintegrasi dan Stabilisasi Sektor Jasa Keuangan di Jakarta, Rabu (5/11/2014).
 
 

 Dia menjelaskan, pasar menjadi sangat rentan terhadap gejolak yang dipicu faktor domestik maupun eksternal. Kekhawatiran investor asing memicu pelepasan SBN dalam jumlah besar dan cepat.

Jika itu terjadi, maka harag SBN akan jatuh. Lalu pemerintah akan sulit menerbitkan SBN baru untuk pembiayaan APBN, yakni membayar pokok utang lama dan membayar bunga utang (krisis fiskal).

Selanjutnya, pemerintah akan default yang berpotensi memicu cross default seluruh utang negara dan utang swasta, yakni obligasi korporasi dan kredit bank.

"Hal ini juga berdampak kepada LPS. Kemampuan LPS untuk menjamin simpanan akan berkurang, karena berdasarkan UU LPS, seluruh investasi LPS hanya dalam bentuk SBN yang harganya semakin merosot," jelas dia. 

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini