JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini,diperkirakan bakal berpotensi melanjutkan kenaikan di level resisten kisaran 5.150-5.200. Hal tersebut, dikarenakan bullish pasar saham global dan rendahnya gejolak nilai tukar rupiah.
"Perdagangan besok masih terlihat sepi, faktornya karena masih investor lokal banyak yang belum memulai perdagangan," papar Analis First Asia Capital David Setyanto kepada Okezone di Jakarta,Selasa (30/12/2014).
Lebih lanjut David menjelaskan, IHSG diprediksi akan menguji resisten level 5.200 dengan topangan aksi beli selektif terhadap saham sektoral seperti infrastruktur, jasa konstruksi dan semen, automotif dan perbankan.
"Serta sejumlah saham lapis dua dan tiga terutama yang bergerak di sektor transportasi. Karena diuntungkan tren penurunan harga minyak mentah dunia," ujarnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.