Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sambangi Sofyan Djalil, Timor Leste Bahas Konsep Trilateral

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Rabu, 14 Januari 2015 |10:53 WIB
Sambangi Sofyan Djalil, Timor Leste Bahas Konsep Trilateral
Perwakilan dari Timor Leste. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pagi ini, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil menerima perwakilan dari negara Republik Timor Leste. Pembicaraan ini mengenai tindak lanjut pembentukan kerjasama Trilateral Indonesia-Australia-Timor Leste

Perwakilan dari Timor Leste yakni Joao Mendes Goncalves sebagai Head of Mission Unit&State Representative. Deputi bidang Kerjasama Internasional Kemenko Perekonomian Rizal Affandi Lukman mengatakan, kedatangan delegasi pagi hari ini untuk membahas tindak lanjut Trilateral Indonesia-Australia Utara dan Timor Leste.

"Ini konsep pembangunan integrasi tiga negara. Ini mirip Indonesia-Thailand-Malaysia atau Indonesia-Brunei-Filipina. Ini ada lagi tiga negara. Untuk pembangunan wilayah Indonesia Timur di berbagai bidang, seperti pertanian, perdagangan ataupun kelautan," ucap Rizal di Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (14/1/2015).

Rizal menambahkan, kajian tindak lanjut ini akan sedang dilakukan dan akan direview oleh Charles Darwin University. Sehingga pada 12-13 Februari 2015 akan dilakukan workshop tindak lanjut ini. "Nanti akan disepakati untuk pembentukan perwakilan senior advisor kerjasama ke depannya. Jadi inisiatif sudah diendorse oleh Kepala Negara dan disetujui oleh menteri," paparnya.

Menurutnya, ini merupakan gagasan bukan dua negara, tapi subnya mengenai integrasi antar wilayah yang berdekatan Indonesia Timur, seperti NTT-NTB. "Misalnya peternakan, di bidang perdagangan, kelautan, minyak dan gas, itu kan daerah kaya. Mereka kerjasama. Itu sedang dikaji bidang-bidang mana oleh Charles Darwin University," ungkapnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement