Menurut Araujo, potensi investasi antara Indonesia dengan Timor Leste masih cukup besar. Selain itu, hubungan bisnis yang positif antara kedua negara akan meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi.
"Dua Kadin dan ada sekira 400 perusahaan Indonesia di Timor Leste dan ada 5.000 pelajar Timor Leste di Indonesia dan berbagai kerja sama di berbagai bidang, ada kerangka kerja sama di antara dua negara," kata Araujo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (26/8/2015).
Araujo pun mengapresiasi penandatanganan kerjasama kedua negara yang tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) di bidang pertanian dan kehutanan.
"Saya hargai komitmen Indonesia dalam bangun kapasitas manusia juga termasuk di bidang pertanian, perikanan, infrastruktur dan kehutanan," imbuhnya.
Terkait wilayah perbatasan, sejauh ini beberapa titik lintas batas dan pos lintas batas sudah diadakan untuk memberi kemudahan akses masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan tersebut.
"Pada tahun 2016, kita menunggu revitalisasi pasar perbatasan. Di pemerintahan yang saya pimpin ini juga akan selesaikan masalah perbatasan darat dan laut. Saya juga ingin sampaikan bahwa pemerintah saya siap berdiskusi terkait perbatasan laut Indonesia," pungkasnya.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.