Direktur Utama PT KAI Edi Sukrono menjelaskan, proyek yang tengah ditangani oleh PT Pelindo II tersebut belakangan ini memang menemukan jalan buntu. Menurut Edi proyek tersebut mandek hanya karena masalah pembebasan tanah yang masih terhambat.
"Kami sudah siap manakala itu diserahkan pada KAI untuk diambil alih, dan itu real tracknya tidak jauh. Jadi mungkin minggu-minggu ini akan diberikan informasi kepada kami bahwa itu sudah selesai atau belum. Karena itu notok ke (makam) Mbah Priok," jelas dia di Jakarta, Rabu (14/1/2015).
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengakui, proyek kereta pelabuhan masih tersendat pembebasan lahan. Padahal, proyek tersebut untuk menunjang pelayanan moda transportasi pengangkutan barang.
Jika masalah tersebut belum dapat terselesaikan hingga akhir tahun ini, maka pihak Kemenhub akan menghanguskan anggaran. Kemudian akan melimpahkan izin pembebasan lahan serta pembangunan proyek tersebut kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI).
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.