Kemudian yang diekspor ke Mesir juga banyak sebesar 1.762 ton dengan nilai USD6,54 juta, ke Yaman sebanyak 1.272 ton dengan nilai USD5,23 juta dan ke Amerika Serikat sebanyak 1.174 ton dengan nilai USD3,93 juta.
Sedangkan yang ke negara lain juga diekspor ratusan ton setiap negara yang mampu memberikan sumbangan devisa cukup tinggi baik negara maupun Sulut secara khusus. "Minat negara di dunia membeli hasil olahan perikanan di Sulut, menandakan bahwa produk kita sudah diakui pasar internasional," tambahnya.
Menurut Jenny, ikan kaleng yang diproduksi industri di kota Bitung memang sudah melewati banyak proses bahkan hingga tidak menghasilkan limbah. Kendati demikian, lanjut Jenny, pemerintah berharap industri di Sulut akan semakin maju dengan negara tujuan ekspor produk perikanan semakin banyak.
"Kami akan tetap memfasilitasi baik pengurusan berkas pengekspor maupun dalam mencari pasar baru," tukas dia.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.