Indeks LQ45 turun 6,75 poin atau 0,8 persen menjadi 885,97, Jakarta Islamic Index (JII) turun 5,73 poin atau 0,8 persen menjadi 680,52, indeks IDX30 turun 3,54 poin atau 0,8 persen menjadi 458,42, dan indeks MNC36 turun 2,17 poin atau 0,8 persen menjadi 278,61.
Sektor-sektor penopang IHSG mayoritas bergerak melemah, dengan pelemahan tertinggi di sektor konsumsi dan infrastruktur masing-masing turun 0,7 persen. Namun, sektor pertambangan meningkat hingga 0,7 persen.
Di Asia bergerak dua arah, dengan indeks Nikkei tidak bergerak di 19.532, indeks Hang Seng naik 90 poin ke 27.845, dan indeks Straits Times turun 0,5 persen ke 3.453.
Adapun saham-saham yang masuk jajaran top gainers, antara lain, saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik Rp215 atau 7,8 persen di Rp2.975, saham PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) naik Rp150 atau 25 persen ke Rp750, dan saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp75 atau 0,6 persen ke Rp13.525.
Sedangkan saham-saham yang bergerak di top losers, antara lain, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp450 atau 0,9 persen ke Rp48.050, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp275 atau 0,6 persen ke Rp43.900, dan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp200 atau 1,4 persen ke Rp13.650.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.