Ralph menuturkan, kontribusi dari stand UKM terhadap nilai total transaksi selama JFK berlangsung memang tidak begitu besar. Menurut catatannya, yang menyumbang nilai transaksi yang paling besar adalah sektor otomotif.
"Sebenarnya itu bisa diketahui nanti di akhir pameran. Tapi kalau dilihat dari tahun lalu, mungkin UKM menyumbang 10 persen dari total nilai transaksi," imbuhnya.
Kendati demikian pihaknya akan tetap memberikan ruang kepada pengusaha UKM yang ingin meraup pundi-pundi keuntungan di JFK. Namun dengan komposi atau porsi yang pas.
"Kami akan terus siapkan tempat untuk mereka. Asal pengaturan komposisinya harus pas. Kalau pincang tidak akan jalan. Inikan bukan pameran UKM, dan kemarin Pak Gubernur juga bilang ini hanya namanya saja Jakarta Fair. Tapi ini sudah taraf nasional, sudah milik masyarakat Indonesia secara luas juga," pungkasnya. (fsl)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.