Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menyatakan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait kebangkrutan Yunani tersebut. Sebab, perdagangan Indonesia dan Yunani tidak terlalu besar.
"Perdagangan kita enggak begitu besar ke Yunani, jadi enggak terlalu berpengaruh," ucapnya saat ditemui di Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Kamis (2/6/2015).
Namun, Rachmat tidak menyebutkan sektor perdagangan apa yang dilakukan Indonesia dan Yunani. Hanya saja, sektor perdagangan ke Eropa yang cukup besar memang hanya di negara Belanda dan .
Seperti diketahui, Yunani gagal membayar utangnya kepada IMF sebesar 1,6 miliar euro atau sekira Rp23 triliun. Hal ini membawa negeri dewa tersebut memasuki fase krisis.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.