Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Proyek Kereta Api Cepat, Indonesia Lebih Suka China?

Proyek Kereta Api Cepat, Indonesia Lebih Suka China?
Indonesia dikabarkan lebih memilih China untuk proyek kereta api cepat (Ilustrasi: dok. Okezone)
A
A
A

Sumber pemerintah kedua mengatakan Indonesia ingin menyeimbangkan antara kedua kekuatan dalam memebrikan proyek-proyek infrastruktur tingkat tinggi. Jepang sudah memegang kontrak untuk membangun sistem transit cepat massal dan pembangkit listrik tenaga batu bara terbesar di wilayah ini.

Kedua sumber menolak diidentifikasi karena sensitivitas diplomatik masalah ini untuk Jakarta dan pertaruhan ekonominya. Jepang adalah investor terbesar kedua di Indonesia, sementara China adalah mitra perdagangan teratas.

"Kita memiliki dua mitra dan akan lebih baik jika kita dapat mempertahankan keduanya. Kita harus cerdas dalam mengambil keputusan," ujar Luky Eko Wuryanto, wakil menteri bidang infrastruktur dan pembangunan daerah, kepada Reuters Jumat lalu setelah bertemu duta besar China untuk Indonesia.

Jalur kereta api sepanjang 150 kilometer itu seharusnya dapat memotong perjalanan antara Jakarta dan Bandung menjadi 35 menit, dari tiga jam. Kereta diperkirakan akan mencapai kecepatan lebih dari 300 kilometer per jam.

Indonesia berharap dapat memperpanjang jalur itu untuk menghubungkan Jakarta dengan Surabaya.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe minggu lalu mengirim perwakilan untuk menawarkan perjanjian lebih menarik sebelum tenggat waktu Senin, yang merupakan revisi kedua dari Jepang dalam dua minggu.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement