Untuk alat elektronik video seperti LED TV setiap bulannya bisa menjual 700 hingga 800 unit. Namun, dengan kondisi ini penjualan turun sampai 15 persen. Dari total penjualan, ia menyebutkan LED TV memiliki share terbanyak yakni 30 persen sampai 40 persen. “Harganya pun mengalami kenaikan sampai 10 persen. Harga paling favorit antara Rp2 juta hingga Rp3 juta,” ujar dia.
Untuk menghadapi situasi saat ini, Ufo Electronics mencoba menjalankan strategi pelayanan yang lebih baik. Ada tiga tim pelayanan yang difungsikan sejak tiga bulan lalu. Meskipun strategi ini sudah direncanakan tahun-tahun sebelumnya, strategi ini bisa menjaga kepuasan pelanggan. Tim pelayanan sementara ini difungsikan untuk pelanggan yang membeli AC.
“Setelah AC dipasang, selang satu minggu, dua minggu, atau satu bulan berikutnya akan kami cek apakah ada permasalahan yang dialami,” ujar dia.
Saat ini, ia mengakui belum semua pelanggan bisa terlayani karena keterbatasan tim yang ada. Ke depan, rencananya tim pelayanan akan diperbanyak sehingga bisa mencakup produk lainnya. “Kalau pakai promo harga semurah apa pun, masih sulit mendongkrak penjualan di saat perekonomian saat ini,” ia mengungkapkan.
(Retno Wulandari)