Sulaiman menyebutkan, dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah terhadap dolar, Mandiri juga melaksanakan kebijakan pemerintah yang mewajibkan untuk bertransaksi dalam negeri dengan menggunakan Rupiah.
"Pemerintah sudah menetapkan per 1 Juli sudah harus transaksi dengan Rupiah. Saat ini di mal saja sudah jarang barang branded pakai dolar," tambahnya.
Tidak memberikan kredit dolar kepada perusahaan yang tidak memiliki pendapatan dalam bentuk dolar, dan melaksanakan transaksi Rupiah di dalam negeri, Bank Mandiri juga memaksimalkan kinerja kantor-kantor cabang yang berada di luar negeri guna menyerap dana ekspor.
"Ada aturan di devisa hasil ekspor. Itu makanya di cabang Mandiri yang ada di luar negeri bagi mereka yang sudah ekspor di luar akan menukarkan uangnya dengan channel Mandiri di luar tadi," tukas dia.
(Fakhri Rezy)