Share

Hadapi MEA, Sucofindo Siapkan Rp43 Miliar

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2015 10:28 WIB
https: img.okezone.com content 2015 12 03 278 1260106 hadapi-mea-sucofindo-siapkan-rp43-miliar-S7Qqe1hnce.jpg Ilustrasi dolar AS. (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Sucofindo (Persero) tengah mempersiapkan diri menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Adapun dalam persiapannya Sucofindo melakukan investasi pada sejumlah teknologi dan layanan terbaru.

Direktur Utama Sucofindo Bachder Djohan Buddin menjelaskan, peningkatan layanan bisnis yang akan dilakukan seperti menerapkan sistem dan teknologi terbaru dalam layanan jasa pemastian.

Dia menambahkan, langkah pertama yang akan dilakukan menambah teknologi baru Unmaned Aerial Vehicle (UAV) dengan nilai investasi Rp3,7 miliar. Teknologi ini dapat digunakan di sektor agrikultur, pertambangan, minyak dan gas, properti dan kehutanan.

"Melalui teknologi ini dapat meningkatkan kecepatan dan akurasi kegiatan survei dan mapping untuk environment management, infrastruktur dan facillity, urban dan regional planning dan land administrasion,"terangnnya di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (3/12/2015).

Kedua, guna meningkatkan ketahanan energi nasional, Sucofindo menyediakan jasa layanan survey and seismic data acquisition, dengan nilai investasi USD2,9 juta (mengacu kurs Rp13,84 per USD menjadi Rp40,157 miliar). Menurutnya, teknologi ini sangat dibutuhkan dalam mencari sumber baru migas.

"Dengan ini, Sucofindo memiliki laboratorium mineral processing di Indonesia untuk mendukung pertumbuhan industri smelter. Layanan ini akan sangat mendukung kebijakan pemerintah untuk melakukan peningkatan nilai tambah produk pertambangan," ujarnya.

Sucofindo pun akan membantu meningkatkan nilai tambah produk strategis lainnya seperti crude palm oil (CPO) dan turunannya. Sucofindo juga memperlebar jasa sertifikasi produk baik yang berdasarkan SNI maupun standar lainnya.

"Dengan seluruh investasi yang akan dilakukan, Sucofindo berharap mampu meningkatkan daya saing Sucofindo di Indonesia maupun tingkat regional," jelasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini