Retak rambut dinding Interior
Penyebab utamanya adalah karena pada dinding rumah Anda terdapat unsur pembentuk plesteran yang tidak bersih dan banyak mengandung tanah atau material lainnya, air yang digunakan untuk mengaduk semen dari comberan, proses pengacian dilakukan saat belum waktunya, plesteran belum kering sempurna. Solusinya adalah retak-retak rambut diperbesar sedikit dan ditutup dengan plamir tembok, setelah mengering sempurna total baru di-finishing.
Dinding luar belum diplester
Bila dinding rumah Anda di bagian luar belum diplester maka sering kali Anda jumpai dinding Anda lembab. Air hujan masuk ke dalam material dinding melalui daya kapiler meresap melalui pori-pori material menembus ketebalan dinding berakhir pada dinding interior, berhenti dan membentuk pola air pada dinding. Solusinya adalah plesteran dinding luar dengan perbandingan material 1:3, tunggu kurang lebih 2 minggu memberi kesempatan plesteran kering total, kemudian diaci.
Air merembes dari celah dinding
Air merembes masuk dari celah dinding rumah kita yang berbatasan dengan tetangga mengakibatkan air masuk dari celah kedua dinding tersebut. Solusinya adalah tutup celah itu dengan plesteran kemudian lapisi dengan Pelapis Anti bocor .
Air merembes dari kamar mandi
Penyebabnya antara lain sambungan pipa air rusak/putus dan atau kualitas material plesteran yang kurang baik. Solusinya adalah cukup mudah, yakni betulkan sambungan yang rusak/putus, kerok plesteran dan ganti dengan plesteran yang baik.
Artikel ini pertama kali dipublikasikan oleh Yuk Bisnis Properti.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.