Bung Karno kemudian menjual salah satu mobilnya untuk membiayai proyek Patung Dirgantara . Dari hasil penjualan mobil itu, bagian-bagian patung dapat diangkut dari Yogyakarta ke Jakarta dan dimulai pemasangannya.
Seperti dikutip academia.edu, dalam artikel Edhi Sunarso Pengabdian Sang Gerilyawan dan Pematung Monumen, Selasa (5/1/2016), menjelang finishing, Edhi menerima kabar berpulangnya Bung Karno. Maka, monumen Dirgantara adalah monumen yang tidak pernah terbayar lunas dan tidak pernah diresmikan.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.