Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Administrasi Pajak Harus Diperbaiki

Koran SINDO , Jurnalis-Rabu, 13 Januari 2016 |10:43 WIB
Administrasi Pajak Harus Diperbaiki
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

Sementara di Indonesia justru didominasi PPN dan PPh badan. ”Saya perkirakan setiap tahun bisa Rp150 triliun-200 triliun (potensi PPh orang pribadi). Ini macammacam, bisa pengusaha besar dan sektor informal,” ujarnya. Yustinus pun menilai transformasi kelembagaan otoritas pajak menjadi Badan Penerimaan Negara menjadi penting untuk berkoordinasi dengan kementerian/ lembaga lain.

Namun menurut dia koordinasi tetap harus dilakukan dalam situasi seperti ini, terutama dengan PPATK dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Sofyan Djalil menuturkan, perbaikan administrasi perpajakan menjadi fokus pemerintah.

Dia menyebut banyak orang berpenghasilan tinggi yang diuntungkan dengan lemahnya sistem administrasi perpajakan dengan tidak membayar pajak. ”Jika penerimaan pajak dari orang kaya maksimal, kapasitas belanja (pemerintah) juga akan meningkat sehingga negara bisa membuat program untuk meningkatkan pendapatan masyarakat yang masih miskin dan rentan miskin,” ujar dia.

Sofyan mengatakan, rendahnya penerimaan pajak dari orang pribadi juga membuat ketimpangan Indonesia semakin parah. Dia menyebut, hingga tahun 2015, koefisien gini yang menunjukkan ketimpangan di Indonesia masih berada di angka 0,4. Sementara itu, CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan, pajak merupakan salah satu elemen penting untuk meningkatkan perekonomian nasional.

Untuk itu, pemerintah wajib menciptakan iklim usaha yang kondusif agar masyarakat dan dunia usaha bisa bekerja secara nyaman dan maksimal sehingga pada akhirnya pajak yang dibayarkan kepada negara juga maksimal. ”Besaran pajak yang dibayarkan juga tergantung laba perusahaan. Kalau situasi sekarang tidak kondusif, rata-rata pendapatan turun baik BUMN maupun swasta sehingga potongan pendapatan pajak dari wajib pajak yang sudah bayar pajak tidak seperti yang diharapkan,” ujarnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement