Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nenek Ini Raup Rp9 Juta Sebulan Berkat Go-Massage

Danang Sugianto , Jurnalis-Kamis, 18 Februari 2016 |00:17 WIB
Nenek Ini Raup Rp9 Juta Sebulan Berkat Go-Massage
Lina. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sejak diluncurkan pada Oktober 2015 lalu, Go-Massage cukup mendapatkan antusias yang cukup baik dari para terapis. Bukan hanya terapis muda yang tertarik bergabung, terapis yang sudah berusia paruh baya juga antusias ikut bergabung, salah satunya adalah Lina.

Lina merupakan wanita sudah berusia 55 tahun. Meskipun sudah mulai menginjak usia senja, Lina mengaku sangat antusias ketika mendengar munculnya Go-Massage.

"Sebelumnya saya sudah pernah kerja di salon cukup lama. Dulu biasa nanganin pijit tradisional seperti body massage, totok wajah sama lulur. Tapi saya berhenti sudah lama, saya kerja di cathering. Nah pas tahu ada Go-Massage akhirnya saya ikut mijit lagi," katanya kepada Okezone di TMII.

Nenek yang memiliki dua orang cucu itu juga mengaku tertarik bergabung dengan Go-Massage, lantaran bisa memilih gender pelanggannya. Hal itu tentu memberikan dirinya kenyamanan ketika bekerja.

Lani yang sudah bergabung sejak November 2015 yang lalu mengaku, rata-rata bisa mendapatkan tiga panggilan pijit per harinya. Dengan dipatok tarif pijit sebesar Rp100-150 ribu, dia bisa mengantongi pendapatan hingga Rp9 juta bahkan lebih per bulannya.

"Kalau tarifnya kan tergantung waktu juga. Kalau satu orang sejam ada tiga orang per hari ya dapatnya Rp300 ribu per hari. Kalau satu setengah jam Rp450 ribu. Jadi kalau sebulan bisa sampai Rp9 juta lebih," ungkapnya.

Dengan penghasilan yang terbilang sangat menggiurkan bagi profesi terapis, Lani mengaku tetap akan menjalankan profesinya sebagai terapis Go-Massage. Meskipun umurnya kini sudah tidak muda lagi. Bahkan Lani mempunyai harapan untuk bisa pergi melakukan ibadah Umroh ke tanah suci dengan hasil pundi-pundi yang didapatnya melalui Go-Massage.

"Biar sudah tua, tapi enggak capek kok, karena kan saya ngambilnya cewe. Kalau badan perempuan kan enggak musti kenceng mijitnya. Jadi mau mijit terus, kalau bisa sampai bisa pergi Umroh," pungkasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement