Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

10 Cara Memangkas Biaya Pernikahan hingga 60%

10 Cara Memangkas Biaya Pernikahan hingga 60%
(Foto: Okezone)
A
A
A

3. Kartu undangan

Boleh saja memiliki keinginan untuk membuat undangan dengan kertas berkualitas, ada tipografi mewah pada sampulnya, dan tinta emas pada nama Anda. Artinya tidak sedikit biaya yang akan dikeluarkan untuk kebutuhan tersebut.

Sekedar bertanya, siapa tamu yang akan diundang dalam pernikahan Anda nantinya? Berapa persen tamu undangan yang merupakan keluarga atau orang terdekat dan teman-teman Anda? Bukan artinya tidak menghormati mereka karena tidak memberi kartu undangan. Namun, untuk orang terdekat mungkin saja undangan lisan secara langsung akan lebih bermakna. Kemudian untuk teman-teman Anda, buatlah bentuk undangan elektronik yang bisa disebarkan melalui email, media sosial, atau media chat di ponsel seperti WhatsApp, Line, dan lainnya.

Tidak saja bisa berhemat ongkos cetak kartu undangan, tapi Anda pun dapat berhemat ongkos kurir yang akan disewa untuk menyebarkan undangan. Bisa saja persentase tamu undangan yang bisa diundang melalui cara hemat ini adalah setengahnya. Silakan buat daftarnya!

Target penghematan; 60 persen

4. Souvenir

Kebutuhan souvenir akan sebanding dengan tamu yang diundang dan datang. Dengan melakukan klasifikasi lebih ketat terhadap siapa saja yang diharapkan datang, otomatis akan memangkas biaya untuk kebutuhan ini. Angka penghematan lebih dari setengah bujet bisa dicapai jika Anda memadunya dnegan pemilihan souvenir yang lebih hemat dan tidak terlalu mewah.

Target penghematan; 60 persen

5. Lokasi pesta & dekorasi

Lokasi di gedung atau di rumah adalah dua pilihan yang saat ini umum dimiliki untuk diadakannya pesta pernikahan. Lokasi pesta di rumah banyak menjadi pilihan untuk berhemat karena tidak perlu mengeluarkan biaya sewa tempat dan hanya mengeluarkan biaya sewa bangku dan tenda saja.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement