Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bio Farma Siap Pasok 28 Juta Vaksin Polio

Antara , Jurnalis-Selasa, 08 Maret 2016 |18:34 WIB
 Bio Farma Siap Pasok 28 Juta Vaksin Polio
Ilustrasi obat-obatan. (Foto: Reuters)
A
A
A

BANDUNG - PT Bio Farma (persero) memasok sebanyak 28 juta dosis vaksin polio untuk mendukung program Pekan Imunisasi Nasional (PIN) 2016 di Indonesia.

"Bio Farma memasok sebanyak 1,4 vial vakin polio 20 dosis atau total 28 juta dosis untuk PIN 2016," kata Kepala Divisi Penjualan Dalam Negeri PT Bio Farma Drajat Alamsyah di pada acara pemberian vaksin pada 1000 balita di Halaman Bio Farma Jalan Pateur Kota Bandung, Selasa (8/3/2016).

Menurut Drajat, vaksin polio sebanyak itu didistribusikan melalui Kementerian Kesehatan ke seluruh provinsi di Indonesia.

Pelaksanaan PIN Polio yang diterima bayi atau balita tidak melihat status imunisasi sebelumnya. Hal itu untuk memberikan perlindungan yang optimal dan merata terhadap anak usia rentan serangan virus polio sehingga bisa memberikan proteksi atas kemungkinan terjadinya penularan virus polio liar.

Kegiatan pencanangan PIN Polio 2016 di kompleks PTY Bio Farma dihadiri oleh Wakil Gubernur Jabar H Deddy Mizwar, Dirut PT Bio Farma Iskandar, Kepala Dinas Kesehatan Jabar Alma Luchyati.

Saat ini, pemerintah lewat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencanangkan PIN Polio serentak pada 8-15 Maret 2016 di seluruh Indonesia. PIN Polio merupakan bagian dari rencana aksi vaksin global pada 2020 mendatang dengan tujuan mencapai dunia bebas polio.

Penyakit polio tidak ada obatnya dan penyakit ini hanya dapat dicegah dengan imunisasi polio. Sementara itu pada 23 Januari 2016, Komisi Fatwa MUI telah menerbitkan fatwa halal terhadap proses dan kegiatan imunisasi untuk balita atau anak-anak.

Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanuddin AF menyatakan fatwa halal tersebut adalah salah satu upaya MUI untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya imunisasi.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement