Share

Parahnya Ekonomi dan Korupsi Brasil

Raisa Adila, Jurnalis · Rabu 13 April 2016 06:11 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 12 20 1361190 parahnya-ekonomi-dan-korupsi-brasil-7XuuUutXaG.jpg Ilustrasi : Reuters

JAKARTA - Brasil saat ini tengah berada dalam pergolakan krisis politik dan ekonomi yang mendalam pada saat negara lain hendak bersiap menjelang Olimpiade yang diadakannya musim panas ini. Hal ini membuat Brasil dianggap mengalami krisis terparah sepanjang sejarah.

Krisis Brasil lantaran pemerintahannya yang goyah tampaknya berada di ambang untuk menjatuhkan ekonomi yang sedang berjuang dari resesi terburuk dalam 25 tahun. Tak hanya itu, Brasil juga sedang berjuang terhadap masalah kesehatan di dunia yaitu virus Zika.

Melansir CNN, Rabu (13/4/2016), Sebuah penyelidikan dua tahun telah membongkar sebuah kasus suap yang melibatkan perusahaan minyak milik Brasil, Petrobras. Ini telah menjerat politisi, eksekutif atas dan miliarder, baik yang telah ditangkap atau dipenjara.

Meski demikian, Presiden Rousseff diyakini belum terlibat. Dia telah membantah mengetahui hubungan dengan skandal suap meskipun dia adalah ketua Petrobras pada 2003-2010 ketika banyak kasus korupsi terjadi.

 [Baca juga: Piala Dunia Pacu Saham Adidas & Perusahaan Bir Brasil]

Kasus tersebut mengancam jabatan Rousseff, setelah partai politik terbesar di Brasil, Brazilian Democratic Movement Party (PMDB),meninggalkan koalisi partai yang dipimpin oleh Rousseff.

Sementara itu, polisi juga telah merazia bekas rumah Presiden Lula da Silva. Lula terseret kasus pencucian uang setelah pihak berwenang melakukan penyelidikan terkait kasus Petrobas. Selama beberapa jam interogasi pada 4 Maret, menyatakan bahwa Lula menerima sebuah rumah dari sebuah perusahaan konstruksi Brasil yang menerima kontrak dari Petrobras.

Namun, Lula membantah tuduhan. Beberapa hari kemudian Presiden Rousseff menunjuk Lula sebagai kepala staf. Langkah ini sebagai bentuk melindungi Lula dari penuntutan.

Di sisi lain, Brasil juga dilanda masalah di bidang kesehatan terkait virus mematikan Zika. Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan virus tersebut "menyebar eksplosif" melalui wilayah, serta mengancam bayi dan ibu hamil.

Gejolak-gejolak yang terjadi di Brasil, ternyata membuat negara tersebut belum mampu menjual banyak tiket Olimpiade. Dengan hanya setengah tiket yang dijual, menteri olahraga baru Brasil, Ricardo Leyser, mencari cara untuk meningkatkan penjualan tiket.

Dia mengatakan, pemerintah dapat membeli tiket dan mendistribusikannya ke sekolah-sekolah umum. Seperti diketahui, Leyser didapuk untuk menggantikan mantan menteri olahraga Brasil, yang mengundurkan diri beberapa hari lalu.

 [Baca juga: Brasil Masuki Resesi Ekonomi di Kuartal Dua]

Sekadar informasi, Brasil secara resmi jatuh ke dalam resesi pada bulan Agustus sebagai resesi terburuk di negara itu dalam 25 tahun. Pengangguran meningkat, kepercayaan konsumen merosot dan investor asing telah melarikan diri.

Semuanya dimulai dari kasus Petrobras yang menangkap rekan dari mantan direktur Petrobas Paulo Roberto Costa, setelah peneliti menemukan bahwa ia menerima Land Rover dari pencucian uang.(rai)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini