SURABAYA –Konsep taman yang indah dan sejuk kini tak hanya ada di ruang terbuka. Ciputra World Surabaya akan membangun taman terbuka di dalam mal sebagai bagian dari pengembangan tahap 3.
Pada tahap ini akan dibangun mal extension dengan luas 60.000 meter persegi. Salah satu desain bangunan yang akan dikerjakan nantinya dengan model skylight garden, sebuah taman terbuka yang berada di dalam mal. Taman terbuka itu akan berada di lantai tiga dan terhubung ke lantai tujuh. (Baca juga: Ciputra Kembangkan Hunian Konsep Resor Pertama di Malang)
Managing Director Grup Ciputra Harun Hajadi menuturkan, di atas mal nantinya akan dibangun Ciputra World Office seluas 52.082 meter persegi yang diberikan desain khusus mengunakan kaca. Sehingga tiap unitnya tampak luas dan ramah lingkungan.
“Kami memang menekankan green building. Kacanya kami memakai double glass yang tak akan panas. Sinar matahari juga bisa menerangi seluruh ruangan,” ujar Harun ketika ditemui dalam persiapan Ground Breaking Phase 3 dan Grand Louncing Vieloft SOHO.
Dia melanjutkan, pengelolaan air mandiri serta penghematan listrik juga dilakukan. Ciputra World Office sendiri dilengkapi dengan AC-VRF sistem yang dapat mengatur daya listrik sendiri.
Konsep mal modern saat ini memang merujuk pada green building yang bisa membuat pengunjung maupun penghuni merasa nyaman. Keberadaan taman di dalam mal nantinya bisa dinikmati oleh semua warga Surabaya secara gratis.
Keberadaan taman itu bisa menjadi alternatif bagi warga untuk bersantai bersama keluarga. Selain mal dan office, katanya, pihaknya juga membangun vieloft small office home office (SOHO).
SOHO kali ini hadir dengan dua lantai, ada 24 lantai yang terdiri dari low zone dan high zone. Luas unit untuk low zone mulai dari 108 meter persegi. (Baca juga: Ciputra Tawarkan Pembiayaan KPR Alternatif di Makassar)
Sementara untuk high zone luasannya mulai 78 meter persegi. “Untuk unit low zone satu lantainya ada 11 unit. Sementara high zone ada 17 unit,” jelasnya.
Direktur Ciputra Sutoto Yakobus menambahkan, semua pembangunan itu akan selesai pada akhir 2020. Nantinya akan ada mal, office, SOHO, ballroom dan hotel bintang tiga.
Saat ini, pihaknya sedang menyiapkan dulu lahan parkir tambahan. Sehingga proses pembangunan tak akan mengganggu semua aktivitas mal yang sudah beroperasi.
“Total biaya untuk bangunan tahap tiga ini saja sekitar Rp2 triliun,” katanya.
Untuk pengerjaan desain, katanya, pihaknya masih mempercayakan pada DP architecture, konsultan arsitek asal Singapura yang sudah berpengalaman dalam membuat mal, office tower maupun SOHO di berbagai negara.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.