Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Robby Djohan Wafat, Selamat Jalan Guru Para Bankir

Koran SINDO , Jurnalis-Sabtu, 14 Mei 2016 |10:48 WIB
Robby Djohan Wafat, Selamat Jalan Guru Para Bankir
Ilustrasi : Okezone
A
A
A

JAKARTA - Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbkd an PT BankMandiri (Persero) Tbk Robby Djohan telah tutup usia di umur 77 tahun.

Pria kelahiran Semarang, 1 Agustus 1938, sempat menjadi pemimpin perusahaan penerbangan terbesar di Indonesia, yaitu Garuda Indonesia pada tahun 1998. Dia berhasil membangkitkan kinerja perseroan di tengah krisis moneter yang terjadi di Indonesia pada saat itu.

VP Corporate Communication Garuda Indonesia Benny Butarbutar mengatakan, sosok Robby Djohan dinilai mampu menjadikan Garuda sebagai perusahaan dengan reputasi internasional atau global player. ”Bagi kami dia adalah tokoh besar, kami merasa sedih dan kehilangan atas berpulangnya beliau,” kata Benny kepada KORAN SINDO di Jakarta.

[Baca juga: Robby Djohan Wafat, Emirsyah Satar: Dia Guru Saya
]

Lebih lanjut Benny menjelaskan, walaupun hanya menjabat selama enam bulan sebagai orang nomor satu di Garuda Indonesia, berkat tangan dinginnya, Robby Djohan bisa membalikkan kondisi keuangan perseroan dari negatif menjadi positif. ”Bagi kami, beliau memiliki kesan yang mendalam, karena dia berhasil mengangkat Garuda dari titik nadir paling rendah hingga berhasil menjadi perusahaan yang besar seperti sekarang,” imbuhnya.

Robby juga dikenal sebagai bankir legendaris dan ahli transformasi bisnis di Indonesia. Dia pun sukses melakukan transformasi bisnis di tubuh Bank Mandiri. Robby menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Puri Cinere, Jakarta Selatan, pada Jumat (13/5) pukul 14.39 WIB. Robby Djohan, meninggalkan tiga orang putri yaitu Irma, Sandra, dan Wita Djohan.

Sementara, mantan Dirut PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Budi G Sadikin men-tweet ucapan bela sungkawa kepada Robby Djohan dari akun pribadinya @BudiGSadikin. ”Kehilangan seorang Guru, Kakak, dan senior Bankir dan Dirut Mandiri-2 #berduka” [Baca juga: Saleh Husin Terpukul Dengar Robby Djohan Tutup Usia]

Seperti diketahui, Robby Djohan dikenal sebagai pemimpin bertangan dingin dalam melakukan perubahan di sebuah perusahaan. Saat krisis moneter melanda negeri, ia diminta Menteri Negara BUMN kala itu, Tanri Abeng, untuk membenahi Garuda Indonesia. Enam bulan bertugas di Garuda, Robby lagi-lagi diminta Tanri menjadi Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk.

Robby memimpin program restrukturisasi Bank Mandiri saat krisis. Dalam melakukan transformasi bisnis, Robby yang pernah menjadi aktor film Djuara Sepatu Roda (1958) ini menekankan kepada empat aspek: pasar, produk, produktivitas modal, dan sumber daya manusia yang andal. Empat pilar inilah yang menabalkannya sebagai ahli transformasi bisnis Indonesia. Selamat jalan sang bankir. (kmj)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement