Karya Arsitektur Han Awal Semasa Hidupnya

Rizkie Fauzian, Jurnalis · Minggu 15 Mei 2016 11:33 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 15 470 1388803 karya-arsitektur-han-awal-semasa-hidupnya-Koe0KBdS9K.jpg Han Awal (Foto: Antara)

JAKARTA - Dunia arsitektur kembali kehilangan salah satu tokoh panutannya, Han Awal. Sosok yang penuh dengan pengabdian dan dedikasi tersebut meninggal dunia di rumahnya dalam usia 85 tahun.

Atas kerja keras dan dedikasinya terhadap dunia arsitektur, nama Han Awal menjadi sosok panutan bagi para arsitektur muda lainnya. Bahkan namanya kerap dalam list arsitektur legendaris Indonesia bersama dengan arsitektur lainnya. (Baca juga: Arsitek Andal Indonesia, Han Awal Tutup Usia)

Selama kariernya, Han dikenal sebagai arsitek pemugaran bangunan-bangunan tua, karya pemugarannya meliputi Gereja Katedral, Gedung Arsip Nasional, Gedung Bank Indonesia Jakarta Kota, dan Gereja Immanuel.

Karyanya yang lain seperti kampus Universitas Katolik Atma Jaya di Semanggi dan Gedung Sekolah Pangudi Luhur di Kebayoran Baru. Han juga terlibat dalam pembangunan Gedung Conefo 1964-1972. Gedung yang terletak di Senayan ini kemudian dikenal dengan Gedung DPR-MPR. (Baca juga: 5 Arsitek Paling Berpengaruh di Indonesia)

Dalam merancang sebuah bangunan, Han mengutamakan kesederhanaan, dan mempertimbangkan iklim tropis Indonesia saat merancang, misalnya dengan memperhitungkan sirkulasi udara silang agar bangunan tak perlu pendingin ruang dan hemat energi.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini