Aspek Penting dalam Memilih Asuransi Rumah

Agregasi Minggu 22 Mei 2016 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 20 470 1393580 aspek-penting-dalam-memilih-asuransi-rumah-tfahfj7WLJ.jpg Ilustrasi (shutterstock)

JAKARTA - Asuransi properti, atau yang biasa dikenal dengan asuransi rumah, memiliki perbedaan definisi yang tipis dengan asuransi kebakaran.

Pada beberapa perusahaan, asuransi properti dibedakan dari asuransi kebakaran, sedangkan pada perusahaan lainnya asuransi kebakaran merupakan bagian dari asuransi properti. Namun intinya, asuransi properti akan memberikan berbagai jenis perlindungan terhadap properti atau rumah Anda.

Mulai dari resiko kebakaran, pencurian dengan kekerasan (kebongkaran), kerusuhan dan huru-hara, tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga, biaya arsitek/ surveyor dan konsultan, bahkan kerusakan akibat tertabrak kendaraan.

Tak hanya itu, jaminan pun dapat diperluas dengan premi tambahan terhadap resiko angin topan atau badai, banjir, kerusakan akibat air dan risiko gempa bumi, tsunami hingga letusan gunung berapi.

Secara umum, berikut adalah beberapa dokumen yang harus dipersiapkan saat mengajukan asuransi rumah:

 

- Fotokopi (scan) KTP

- Fotokopi Sertifikat Tanah

- Fotokopi Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

- Fotokopi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Agar Anda tak menyesal di lain waktu, pertimbangkan secara matang saat menyeleksi program asuransi rumah yang ditawarkan sejumlah perusahaan.

Pertama, ketahui jenis perlindungannya

Sebaiknya Anda tidak terpaku dengan satu perusahaan asuransi saja. Penting untuk membandingkan besaran premi berikut dengan jenis perlindungan yang diberikan. Ini bertujuan untuk memudahkan proses klaim saat rumah Anda tertimpa musibah.

Secara garis besar, ada empat perlindungan yang diberikan oleh perusahaan pemberi asuransi. Meliputi:

1. Perlindungan struktur rumah

2. Perlindungan terhadap harta benda di rumah

3. Tanggung jawab perlindungan

4. Serta tambahan uang kehidupan ketika tidak bisa tinggal di rumah ketika bencana

Dalam poin nomor 2, perlindungan ini juga termasuk tanki air dan antena parabola. Sementara tanaman hias, hewan peliharaan, serta kendaraan bermotor tidak dapat diasuransikan.

Kedua, tanya syarat konstruksinya

Beberapa perusahaan asuransi umumnya tidak memperkenankan rumah yang didominasi unsur kayu untuk diasuransikan. Mengingat kayu merupakan bahan bangunan yang mudah terbakar.

Syarat konstruksi bangunan rumah yang dianjurkan sebaiknya menggunakan batu bata atau material tahan api lainnya. Oleh karena itu lantai kayu parket juga termasuk pengecualian.

Ketiga, pakai asuransi yang sama

Bagi Anda yang sudah memiliki asuransi jiwa atau asuransi mobil dari perusahaan B, maka Anda bisa mengambil asuransi rumah pada perusahaan A juga (apabila ada). Cukup hubungi marketing yang Anda kenal dari perusahaan tersebut, dan proses pengajuan pun akan lebih mudah.

Apalagi biasanya perusahaan asuransi akan memberikan diskon atau penawaran khusus menarik, kepada konsumen yang menggunakan lebih dari dua program asuransi miliknya.

Keempat, pilih yang menawarkan banyak proteksi

Siapa yang tahu musibah akan menimpa rumah Anda? Maka dari itu, sebaiknya pilih asuransi yang menyuguhkan ragam proteksi terhadap bencana alam seperti banjir, longsor, gempa bumi, topan, bahkan tsunami.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini