JAKARTA - Ketika memulai sebuah bisnis, banyak orang terpacu untuk memberikan promo sehingga menarik banyak pelanggan. Namun, banyak orang membuat kesalahan lantaran hanya terlalu berfokus mencari pelanggan baru.
Mereka cenderung mengabaikan aftersales dan terlalu memanjakan pelanggan baru dengan berbagai promo. Padahal, layanan pelanggan yang baik adalah nyawa dari bisnis apapun.
Anda dapat menawarkan promosi dan memangkas harga untuk membawa banyak pelanggan baru yang Anda inginkan, tetapi jika Anda tidak mempertahankan pelanggan lama untuk datang kembali, maka bisnis Anda tidak akan bertahan dalam waktu yang lama.
Layanan pelanggan yang baik adalah semua tentang membawa pelanggan kembali. Dan sekitar mengirim mereka pergi bahagia, cukup senang untuk lulus umpan balik positif tentang bisnis Anda kepada orang lain, yang kemudian dapat mencoba produk atau jasa yang Anda tawarkan untuk diri mereka sendiri dan pada gilirannya menjadi pelanggan tetap mereka.
Jika Anda memiliki seorang salesman yang baik, Anda dapat menjual sesuatu kepada siapapun sekali. Tapi akan menjadi masalah jika layanan pelanggan Anda tidak mempertahankan penjualan tersebut. Inti dari layanan pelanggan yang baik adalah membentuk hubungan dengan pelanggan.
Jika Anda benar-benar ingin memiliki layanan pelanggan yang baik, yang harus Anda lakukan adalah memastikan bahwa bisnis Anda secara konsisten mengikuti delapan aturan berikut:
1 Sediakan Call Center
Memiliki baik call forwarding atau layanan penjawab, mempekerjakan staf menjadi call center, memang harus diperlukan. Anda harus memastikan ada seseorang yang mengangkat telepon ketika ada pelanggan yang menghubungi. Pasalnya, pelanggan Anda ingin berbicara dengan orang dan bukan hanya mesin penjawab.
2 Jangan mengumbar janji
Dapat diandalkan adalah salah satu kunci untuk hubungan yang baik, tidak terkecuali untuk layanan pelanggan. Jika Anda mengatakan, "bedroom furniture baru Anda akan dikirimkan pada hari Selasa", pastikan barang-barang tersebut sampai hari Selasa.
Jika tidak, jangan janjikan pengiriman tersebut. Aturan yang sama berlaku ketika Anda membuat janji dengan klien, membuat tenggat waktu, dan lainnya. Berpikirlah sebelum Anda memberikan janji, karena tidak ada yang lebih mengecewakan pelanggan selain ingkar janji.
3 Dengarkan saran pelanggan Anda
Seseorang akan menjadi jengkel jika pendapat yang mereka utarakan atau masalah yang mereka kemukakan ternyata tidak diperhatikan dan mereka harus menjelaskan lagi.
Bagaimana penjualan dan kualitas produk Anda dinilai? Biarkan pelanggan Anda bicara dan tunjukkan kepadanya bahwa Anda mendengarkan dengan baik dengan membuat tanggapan yang sesuai, seperti memberikan saran untuk memecahkan masalah.
4 Tangani complain dengan baik
Tidak ada yang suka mendengar keluhan, dan banyak dari kita yang hanya memandang sebelahmata keluhan tersebut dan mengatakan, "Kita tidak bisa menyenangkan semua orang". Mungkin tidak, tapi jika Anda memberikan perhatian pada keluhan tersebut, Anda mungkin dapat menyenangkan orang ini paling tidak sekali. Pasalnya, jika ditangani dengan benar, tidak jarang keluhan bisa menjadi peluang.
5 Bantu mereka, bahkan jika tidak ada keuntungan di dalamnya
Jika Anda membantu pelanggan tanpa pamrih, mereka akan dengan senang hati kembali pada Anda. Bahkan, Anda tidak perlu beriklan karena mereka akan memberitahukan kepada teman-temannya tentang pengalamanya lewat media sosial.
Sebagai contoh, banyak bengkel mobil menawarkan jasa memeriksa aki mobil atau kondisi ban mereka secara gratis. Dengan memberikan bantuan secara gratis tersebut, maka sang pelanggan akan selalu mengingat tempat tersebut ketika mereka membutuhkan barang.
6 Latih staf Anda
Jika Anda memiliki staff, latih mereka untuk selalu membantu, sopan, dan memiliki pengalaman tentang produknya. Anda bisa melakukannya sendiri atau menyewa seseorang untuk melatih mereka.
Jelaskan pada mereka bagaiman melayani pelanggan dengan baik dan edukasi mereka bagaimana menangani pelanggan yang baik (dan yang tidak) secara teratur. Yang paling penting, memberikan informasi yang cukup bagi staf Anda dan kemampuan untuk membuat keputusan-keputusan yang menyenangkan pelanggan walupun kecil.
7 Turun tangan secara langsung
Jika seorang pelanggan masuk ke toko Anda dan menanyakan Anda tetang sebuah barang, Anda tidak bisa hanya mengatakan, "Barang ini ada di Lorong 3 rak nomo sekian". Anda harus mengantarkan pelanggan tersebut dan mungkin memberikan penjelasan tetang produknya.
Jik Anda mau turun tangan secara langsung, maka Anda telah memberikan layanan pelanggan yang baik. Mereka mungkin tidak akan mengatakan kepada Anda, tetapi kemungkinan besar mereka akan memberitahu orang lain.
8 Berikan bonus
Ada kalanya Anda harus memberikan apresiasi pada pelanggan Anda, entah itu kupon diskon atau tips untuk merawat produk. Orang senang mendapatkan lebih dari yang mereka pikir akan dapatkan.
Dan jangan berpikir bahwa apresiasi ini harus besar agar efektif. Kita bisa saja hanya memberikan stiker atau gantungan kunci. Percayalah barang tersebut akan mereka tempelkan di tempat yang mudah terlihat, dan produk atau toko Anda akan lebih dikenal tanpa iklan.
Jika Anda menerapkan delapan aturan sederhana tersebut secara konsisten, bisnis Anda akan menjadi dikenal untuk layanan pelanggan yang baik. Dan bagian yang terbaik, seiring layanan pelanggan yang baik akan membawa lebih banyak pelanggan baru lebih banyak ketimbang jika Anda melakukan promosi dan diskon.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.