Jejak Bisnis Nabi Muhammad SAW, Kiat Memberi Tugas Bawahan

Rani Hardjanti, Jurnalis · Kamis 23 Mei 2019 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 23 320 2059613 jejak-bisnis-nabi-muhammad-saw-kiat-memberi-tugas-bawahan-zBGOocWLhL.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Seorang atasan harus bersikap adil kepada bawahannya dengan memberikan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensinya masing-masing, sedang bawahan pun harus adil dalam menyelesaikan target yang ditugaskan oleh perusahaan. Kalaupun atasan memberikan tugas yang di luar kemampuan bawahan maka haruslah atasan membantu bawahan.

Seperti dikutip dari buku Marketing Muhammad, Strategi Andal dan Jitu Praktik Bisnis Nabi Muhammad SAW, karya Thorik Gunara dan Utus Hardiono Sudibyo, terbitan Madani Prima, Jumat (24/5/2019), dari Ma’rur bin Suwaid Ra, berkata Rasulullah SAW pada Abu Dzar, “Janganlah kamu beri tugas melebihi batas kemampuan mereka (hamba sahaya); jika akan kamu tugaskan juga, hendaklah kamu bantu dia.” (HR. Muslim).

Sikap ini pun jangan sampai berlebihan sehingga menunjukkan bahwa atasan tidak percaya pada kemampuan bawahan. Sikap perusahaan pun jangan menganak-emaskan seorang karyawan hanya karena kedudukan atau adanya hubungan kekeluargaan dengan pihak-pihak tertentu.

Sikap adil dalam perusahaan akan memicu semua orang untuk melakukan yang terbaik dan perusahaan pun akan menilai secara objektif dan memberikan reward (penghargaan) maupun punishment (hukuman) yang sebanding.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini