Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG 4.980, Saham UNVR dan LPPF Beri Kekuatan Indeks

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Rabu, 29 Juni 2016 |16:16 WIB
IHSG 4.980, Saham UNVR dan LPPF Beri Kekuatan Indeks
Ilustrasi IHSG. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Meski gagal ditutup menembus level 5.000, pasar saham Indonesia masih melanjutkan tren penguatannya. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 97 poin atau 2,01 persen ke 4.980.

IHSG ditutup dengan transaksi sebesar Rp6,149 triliun dari 4,278 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 21 poin atau 2,6 persen ke 855, Jakarta Islamic Index (JII) naik 17 poin atau 2,66 persen ke 688, indeks IDX30 naik 11 poin atau 2,56 persen ke 456, dan indeks MNC36 naik 6 poin atau 2,33 persen ke 282.

Sektor-sektor penggerak IHSG kompak menguat, dengan sektor industri dasar, keuangan, konsumsi, infrastruktur, manufaktur, aneka industri naik lebih dari 2 persen. Hanya sektor perkebunan dan tambang yang naik di bawah 1 persen.

Di Asia, Indeks Nikkei naik 243 atau 1,59 persen ke 15.566, indeks Hang Seng naik 263 poin atau 1,31 persen menjadi 20.436, indeks Shanghai SSE naik 19 poin atau 0,65 persen ke 2.931, dan indeks Straits Times naik 1,42 persen ke 2.794.

Adapun saham-saham yang bergerak di jajaran top gainers, antara lain saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp1.400 ke Rp45.000, saham PT Siantar Top Tbk (STTP) naik Rp550 ke Rp4.400, dan saham PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) naik Rp650 ke Rp20.150.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp800 menjadi Rp67.925, saham PT Indofood CBP Tbk (ICBP) turun Rp300 menjadi Rp17.000, dan saham PT Asuransi Ramayana Tbk (ASRM) turun Rp270 menjadi Rp2.490.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement