Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Intip Kemegahan Masjid Beraksen Majapahit di Demak

Taufik Budi , Jurnalis-Kamis, 07 Juli 2016 |07:11 WIB
Intip Kemegahan Masjid Beraksen Majapahit di Demak
Foto: Taufik Budi
A
A
A

DEMAK – Sebuah masjid biasanya memiliki arsitektur menyerupai desain Timur Tengah, namun berbeda dengan masjid yang berada di Demak, Jawa Tengah. Dengan arsitektur khas Jawa, masjid ini justru memiliki struktur bangunan yang sarat dengan nilai historis dan filosofi.

Ciri khas masjid sudah terlihat dari luar, yakni dihiasi atap berbentuk limas piramida yang terdiri tiga bagian yang menunjukkan tingkatan akidah Islam yang terdiri dari tiga bagian yakni iman, Islam, dan ihsan. Sedangkan mustaka masjid, terbuat dari tembaga seberat sekira 250 kilogram, berhias empat sudut bunga padma (teratai).

Menurut Pengurus Takmir Masjid Agung Demak, Suwagiyo, bentuk masjid sangat terlihat sangat njawani (bercorak Jawa). Kemudian jika memasuki area masjid akan mendapati pintu yang dibuat oleh Ki Ageng Selo. Pintu itu disebut ‘Pintu Bledeg’ yang mengandung Candra Sengkala’ dan berbunyi Naga Mulat Salira Wani, yang memiliki makna tahun 1388 Saka atau 1466 M.

Selain itu, di serambi masjid juga terdapat delapan pilar peninggalan Kerajaan Majapahit. Tiang-tiang kayu yang disebut Saka Majapahit tersebut masih terlihat kokoh berdiri dengan berbagai ukiran. Sebagian kalangan berpendapat, tiang-tiang tersebut merupakan hadiah dari Prabu Brawijaya V kepada Raden Patah, yang tak lain adalah anak kandungnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement